ningrat's

Hanya sekedar coretan

Mengompres file format gambar dengan program Advanced jpeg compressor

Tulisan ini saya buat berawal dari rasa penasaran saya pada saat saya ingin mengupload file berbentuk gambar terutama dengan format jpg, apalagi file yang akan saya upload itu untuk tampilan di website.
Setahu saya memang untuk memasukan file gambar ke dalam sebah website, yang katanya tinggal kita rubah saja formatnya dari jpg ke png, akan tetapi setelah saya coba ternyata file gambar yang berextensi .png itu pun masih terlihat besar juga dan pada saat di upload ke website masih lama pada saat gambar tersebut dibuka.

Maka setelah apa yang saya alami tersebut, kemudian inisiatif saya muncul kenapa saya tidak mencarinya saja di “si mbah google” kan biasanya di si mbah apa yang kita cari semuanya ada. maka mulailah berpetualang di dunia maya untuk memburu program yang saya inginkan untuk mengompres file gambar tersebut. Setelah sekian lama mencari barulah ketemu program yang saya inginkan tersebut, program tersebut mudah untuk digunakan dan juga ringan sebab program yang saya dapat tidak perlu diinstall karena bentuk program tersebut adalah portable program.

Nama program tersebut adalah Jpeg Advanced Compressor, karena sesuai dengan nama program tersebut maka sesuai dengan program yang saya inginkan.

Klik disini untuk mendownload program.

Ikuti langkah-langkah untuk menggunakan program jpeg advanced compressor berikut :
1. Seperti biasa buka program jpeg advanced compressor yang sudah kita donwload tadi.
2. Klik file Open, terus cari file yang akan kita kompres.
3. Maka akan muncul tampilan 2 buah layar, yang sebelah kiri untuk tampilan file asli sedangkan untuk tampilan sebelah kanan untuk tampilan file yang sudah dikompres.
4. Cari indikator “Compression Level” untuk mengompress.
5. Kemudian geser level compress untuk intensity dan color.
6. Geser intensity sampai batas max : 90 dan color batas max : 90
7. Setelah selesai digeser kita lihat apa ada perubahan pada ukuran dari file tersebut, akan tetapi yang mesti diingat adalah kualitas dari gambar tersebut jangan sampai mengurangi dari kualitas gambar yang asli.
8. Setelah dirasa cukup, kemudian kita “Save As” cari dimana tempat kita akan menyimpan file tersebut terserah dari keninginan kita dimana menyimpannya.

Nah…, mungkin itu dulu sharing pengalaman dari saya, semoga dapat membantu bagi para pembaca.
Apabila ada kesalahan tulis atau ketik, saya minta maaf kepada para pembaca semuanya. Bukan maksud saya untuk menggurui akan tetapi hanya sebatas sharing pengalaman.

wassalam.

Advertisement

August 30, 2010 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.